Perah Ide Peras Untung Rahasia Sukses Bisnis Olahan Susu
Lahir dari keluarga yang memilki usaha peternakan sapi perah. Membuat saya mengerti jatuh bangun pahit manis yang dirasakan keluarga saya mulai dari mahalnya harga pakan sapi, sulitnya mencari pakan hijau untuk sapi, wabah penyakit, dan lebih parahnya harga susu sapi dari pabrik yang stagnan. Saya paham bahkan ikut merasakan kebutuhan untuk sapi perah makin naik bahkan menggila, terbesit dibenak saya “padahal susu sapi kaya nutrisi apalagi untuk dikonsumsi sehari-hari”. Namun, apakah dengan semakin tingginya kesadaran masyakarat akan gaya hidup sehat ini, susu sapi akan diminati. Saya ingin mengembangkan inovasi susu sapi menjadi olahan minuman bukan hanya untuk disetorkan dipabrik saja. Ide bisnis ini digunakan untuk membantu finansial keluarga saya, akan tetapi bukan hanya untuk itu saja saya ingin menciptakan tren minuman sehat inovatif yang disukai dan diminati dikalangan anak muda. Namun saya berpikir olahan susu apa yang bisa menarik pembeli dari berbagai kalangan? Jika Cuma susu murni biasa, mungkin kurang diminati bahkan tidak tertarik. Munculah ide disaat saya mengkonsumsi buah naga dirumah, apakah dengan menggabungkan susu sapi dengan buah-buahan lalu di jus itu akan menjadikan minuman sehat dan enak. Setelah membuat olahan susu tersebut saya memberikan kepada ibu dan kakak untuk mencobanya apakah ini enak, seterusnya saya memberikan kepada tetangga untuk dijadikan tester dan ternyata memperoleh respon yang positif dari olahan susu dan buah.
Namun saya bingung apa ya nama produk olahan ini sebagai ciri khasnya, tiba-tiba tercetus ide nama produknya adalah ”milkymil” ini terinspirasi dari nama saya sendiri pastinya. Dengan adanya inovasi olahan ini akan membuka peluang potensi pasar yang menjanjikan, karena meningkatnya kesadaran masyakarat akan pentingnya mengkonsumsi produk susu untuk kesehatan tulang dan pertumbuhan. Susu dianggap sebagai sumber kalsium dan protein yang baik, nah gaya hidup sehat ini juga mendorong permintaan akan produk olahan yang beragam termasuk susu buah. Produk ini akan dapat menjangkau berbagai segmen pasar mulai dari anak-anak yang menyukai rasa manis dari buah-buahan hingga dewasa yang mencari alternatif minuman sehat bebas laktosa. Tren gaya hidup sehat mendorong konsumen mencari minuman yang tidak hanya lezat tetapi juga bergizi dan bernutrisi, susu buah ini diformulasikan dengan bahan-bahan alami. Saya yakin produk olahan susu ini memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan susu segar, sehingga memberikan margin keuntungan yang lebih besar juga.
Saya juga bermimpi mempunyai banyak outlet yang terbesar di kab/kota Blitar khususnya, namun saya harus mengawali wirausaha ini dengan mandiri karena modal hanya disupport oleh orangtua saya di awalnya. Jadi saya memutuskan untuk mengurus semuanya sendiri dari Susunan rencana bisnis yang matang, termasuk analisis pasar dan pesaing, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan. Ini menarik bagi saya karena ingin menjadi bos bagi diri sendiri, saya memiliki fleksibilitas dalam bekerja, dan yang utama mengejar passion kewirausahaan saya. Pertama-tama yang saya lakukan adalah survei tempat yang strategis dan masih masuk di budget saya untuk membuka outlet pertama saya. Outlet pertama saya ada di jln. Veteran yang menurut saya sangat strategis dan cocok karena jalan yang selalu ramai dilewati banyak orang terutama target susu buah saya adalah anak-anak hingga orang dewasa, dengan harga yang cukup terjangkau 10 ribu saja. Yang kedua strategi pemasaran, saya memulai semuanya melalui platform digital yang tersebar di Instagram, Tiktok, Facebook, dan menyebarkannya lewat teman-teman saya. Nahh ternyata melalui snap hingga postingan di platform digital saya, berdampak positif mulai dari orang-orang yang kepo datang ke outlet hingga delivery order. Disisi lain kolom komentar saya dipenuhi konsumen yang menyarankan untuk menambah jualan saya ke Grabfood, Shoppefood, dan lain-lainnya. Mereka ingin membeli susu buah ini dengan mudah, cepat dan gampang melalui platform tersebut. Tapi saya berfikir apakah saya mampu menghandle semua itu sendiri, bahkan keuangan masuk keluar masih saya handle sendiri.
Sebelum usaha saya sesukses sekarang banyak hal yang saya lewati mulai dari perizinan dan legalitas yang memuat pendaftaran usaha secara resmi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya juga perlu mencari Izin produksi dari dinas terkait untuk memastikan produk aman untuk dikonsumsi dan Sertifikasi untuk mendapatkan sertifikasi halal, organik, atau standar kualitas lainnya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Ini melalui proses yang sangat panjang, akan tetapi saya juga harus tetap memastikan dan mempertahankan fasilitas produk, standar sanitasi hingga kontrol rutin secara berkala untuk selalu memenuhi standar. Semuanya pasti tidak semulus yang dibayangkan namanya usaha pasti ada kendala yang terjadi, mulai dari yang awal tadi tentang market place online yang belum bisa saya handle sendirian dari keuangan hingga pelayan. Yang kedua pertimbangkan ketersediaan bahan baku seperti buah-buahan yang belum musim sehingga harganya dipasaran melejit atau over budget.
Saya akhirnya memutar otak agar semua kendala bisa teratasi satu persatu, mengenai market place online yang membutuhkan tenaga lain selain saya sendiri. Saya memutuskan untuk merekrut pegawai untuk bekerja sebagai pelayan yang melayani semua orderan baik online maupun offline. Untuk masalah keuangan dan menjadi admin akan saya handle sendiri karena keuangan sendiri sangat krusial dalam usaha, saya belajar mengenai rencana keuangan yang matang, termasuk perhitungan biaya produksi, pemasaran, operasional yang dibutuhkan dan melakukan pencatatan keuangan secara teratur untuk memantau kinerja bisnis. Mengenai Keuangan saya juga memutusakan untuk menjalin kerjasama dengan distributor dan petani buah untuk mendapatkan pasokan bahan baku yang stabil dan memperluas jaringan pemasaran.
Setelah melewati berbagai kendala pastinya akan munculah hasil jerih payah yang telah saya lakukan, ketika kita berbicara tentang hasil wirausaha, yang pertama kali terlintas di pikiran mungkin adalah keuntungan finansial. Nahh sepertinya yang saya katakan diatas bahwa saya bertujuan untuk membantu perekonomian keluarga saya agar lebih stabil dan juga ingin membahagiakan keluarga saya yang telah membantu dan menemani bisnis saya dari nol. Atas pencapaian dan kerja keras selama ini mungkin kita harus berterimakasih kepada diri sendiri, karena telah berhasil meraih kesuksesan melalui usaha sendiri memberikan kepuasan yang tak ternilai. Rasa bangga atas pencapaian dan melihat bisnis tumbuh berkembang adalah motivasi yang kuat. Berjalannya usaha hingga bertambahnya outlet-outlet yang tersebar di Blitar. Alhamdulilah ”milkymil” tetap eksis diantara pesaingnya dan dapat menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan perekonomian.
Setelah mencapai keberhasilan ini saya tidak boleh berpuas diri begitu saja, masih banyak inovasi dan peluang untuk menciptakan produk olahan susu yang unik dan menarik, seperti yoghurt, keju, es krim, dan susu fermentasi yang bisa dikembangkan untuk tetap bisa bersaing dipasaran. Saya juga harus tetap upgrade terhadap produk tren pasar, mengontrol pemasaran di media sosial dan memberikan promo-promo menarik di market place online seperti setiap hari Jumat akan ada promo beli 2 gratis 1 dan diskon. Harapan saya selanjutnya semoga bisnis ini bisa terus berkembang diantara banyaknya persaingan di pasaran dan tetap menjaga kualitas serta pelayanan. Terimakasih kepada kalian semua yang telah mendukung saya sampai sejauh ini tanpa kalian semua, mungkin saya tidak akan bisa sampai sekarang.

Komentar
Posting Komentar